Melki menekankan, dukungan lintas sektor ini menandakan bahwa Tour de EnTeTe mendapat perhatian serius dari berbagai pihak.

“Kami sangat berterima kasih. Tanpa kolaborasi ini, akan sulit bagi pemerintah daerah menyelenggarakan event sebesar ini,” katanya.

1.500 KM, 10 Stage, Hampir 100% Siap

Rute Tour de EnTeTe akan membentang sepanjang 1.500 kilometer dengan 10 stage (etape) yang menantang. Para pembalap akan melewati jalur beragam, mulai dari pesisir pantai, perbukitan, hingga pedalaman dengan kontur ekstrem.

Menurut Gubernur, hampir seluruh jalur yang dipilih sudah siap digunakan.

“Kami pastikan hampir 100 persen siap. Tentu ada potensi force majeure seperti longsor atau hambatan teknis lain, tapi kami sudah menyiapkan rute alternatif. Intinya, 10 stage ini akan tetap terlaksana sampai finis,” jelasnya.

Rute spektakuler ini tidak hanya akan menguji fisik para pembalap, tetapi juga menampilkan pesona NTT kepada dunia. Mulai dari Kupang, Timor Tengah Utara, Atambua, Sumba, Flores, hingga finis megah di Labuan Bajo, setiap etape dirancang sebagai etalase keindahan dan kekayaan budaya NTT.