FaktahukumNTT.com, Yogyakarta – Universitas Gadjah Mada (UGM) digugat ke Pengadilan Negeri Sleman dengan nilai fantastis sebesar Rp69 triliun oleh seorang pengacara dan pengamat sosial asal Makassar bernama Komardin. Gugatan ini terkait polemik keaslian ijazah Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang belakangan kembali mencuat dan menimbulkan kehebohan di ruang publik.
Komardin menuding UGM tidak transparan dalam memberikan informasi mengenai data akademik Jokowi, termasuk skripsi dan ijazah sarjananya. Ia mengklaim bahwa kegaduhan yang terjadi akibat isu ini telah berdampak luas, termasuk pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS, yang menurutnya menjadi beban besar bagi perekonomian nasional.
“Saya tidak punya masalah pribadi dengan Pak Jokowi. Yang saya gugat adalah UGM karena tidak terbuka. Negara jadi gaduh, rupiah melemah, dan sektor ekonomi terganggu. UGM harus bertanggung jawab,” kata Komardin saat dihubungi Wartawan, Kamis (15/5).
