“Dengan penyegaran ini, saya berharap para pejabat menghadirkan semangat baru, memperluas pengalaman lintas sektor, serta memperkuat sinergi untuk mewujudkan pelayanan publik yang lebih baik,” jelas Yosef.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa jabatan bukanlah hak permanen. Setiap enam bulan, Pemkab Kupang akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kinerja pejabat. Pejabat yang tidak menunjukkan kedisiplinan dan integritas, menurut Yosef, bisa saja digeser atau dicopot.

Tiga Pesan Fundamental

Dalam pidatonya, Yosef menitipkan tiga pesan penting kepada pejabat yang baru dilantik. Pertama, bekerjalah dengan hati, artinya setiap kebijakan harus lahir dari ketulusan, kejujuran, dan semangat pengabdian. Kedua, peka terhadap kebutuhan masyarakat, dengan memahami kondisi nyata hingga pelosok desa dan menghadirkan solusi konkret. Ketiga, jaga integritas dan teladan, yang berarti berani mengambil keputusan yang benar meski tidak populer.

“Tugas utama pejabat adalah memastikan birokrasi berjalan baik, program pembangunan terwujud, dan pelayanan publik benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” tegas Yosef.