Kupang, FHNC – Pemerintah Kabupaten Kupang menegaskan komitmen kuat dalam melanjutkan agenda reformasi birokrasi. Jumat (12/9/2025), Bupati Kupang Yosef Lede bersama Wakil Bupati Aurum Obe Titu Eki resmi melantik 23 pejabat pimpinan tinggi pratama (eselon II) serta mengukuhkan 4 pejabat lainnya dalam sebuah prosesi khidmat di Lobi Lantai II Kantor Bupati Kupang, Oelamasi.

Momentum ini bukan sekadar seremoni mutasi jabatan, melainkan bagian dari langkah strategis membangun birokrasi yang profesional, akuntabel, dan berintegritas. Dalam sambutannya, Bupati Yosef Lede menegaskan bahwa pelantikan tersebut adalah momen bersejarah sekaligus tonggak pembaharuan tata kelola pemerintahan di Kabupaten Kupang.

> “Jabatan bukanlah sekadar kedudukan struktural, melainkan tanggung jawab moral. Saya berharap pejabat yang baru dilantik benar-benar bekerja dengan hati, peka terhadap kebutuhan masyarakat, serta menjaga integritas dalam setiap kebijakan,” tegas Yosef.

Reformasi Birokrasi yang Dinamis

Sejak enam bulan menjabat sebagai Bupati Kupang, Yosef bersama Wakil Bupati Aurum Obe Titu Eki berkomitmen melakukan pembenahan birokrasi secara bertahap dan terukur. Menurut Yosef, penyegaran dan rotasi antar-organisasi perangkat daerah (OPD) sangat penting agar roda birokrasi tidak berjalan monoton, melainkan dinamis, adaptif, dan responsif terhadap tantangan zaman.

“Dengan penyegaran ini, saya berharap para pejabat menghadirkan semangat baru, memperluas pengalaman lintas sektor, serta memperkuat sinergi untuk mewujudkan pelayanan publik yang lebih baik,” jelas Yosef.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa jabatan bukanlah hak permanen. Setiap enam bulan, Pemkab Kupang akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kinerja pejabat. Pejabat yang tidak menunjukkan kedisiplinan dan integritas, menurut Yosef, bisa saja digeser atau dicopot.

Tiga Pesan Fundamental

Dalam pidatonya, Yosef menitipkan tiga pesan penting kepada pejabat yang baru dilantik. Pertama, bekerjalah dengan hati, artinya setiap kebijakan harus lahir dari ketulusan, kejujuran, dan semangat pengabdian. Kedua, peka terhadap kebutuhan masyarakat, dengan memahami kondisi nyata hingga pelosok desa dan menghadirkan solusi konkret. Ketiga, jaga integritas dan teladan, yang berarti berani mengambil keputusan yang benar meski tidak populer.

“Tugas utama pejabat adalah memastikan birokrasi berjalan baik, program pembangunan terwujud, dan pelayanan publik benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” tegas Yosef.

Beberapa pejabat yang dilantik antara lain: Guntur Taopan sebagai Asisten I, Charles Banamtuan sebagai Asisten II, Marthen Rahakbau sebagai Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Tonci Teuf sebagai Kepala Dinas PU, Jawan Mau sebagai Kepala Dinas Pertanahan, hingga Richard Benu sebagai Kepala Kesbangpol. Nama-nama ini menjadi bagian dari 23 pejabat yang resmi menempati posisi barunya, ditambah 4 pejabat yang dikukuhkan kembali.

Yosef juga menyampaikan bahwa masih terdapat 12 jabatan pimpinan tinggi pratama yang akan segera diisi, termasuk pelantikan camat, lurah, serta pejabat eselon III dan IV dalam tahap berikutnya.

Di akhir sambutannya, Yosef mengajak semua pihak untuk bersinergi membangun Kabupaten Kupang, termasuk eksekutif, legislatif, lembaga adat, dunia usaha, tokoh agama, dan masyarakat. Kolaborasi lintas sektor, menurutnya, sangat penting untuk memperkuat tata kelola pemerintahan.

“Mari kita bergandengan tangan memperkuat komitmen dan menjaga integritas agar Kabupaten Kupang semakin terpercaya. Dengan semangat kebersamaan dan doa yang tulus, kita yakin Kabupaten Kupang akan terus bergerak maju menghadirkan perubahan nyata demi terwujudnya visi Kupang Emas,” pungkasnya.

Momentum pelantikan pejabat eselon II ini menjadi sinyal jelas bahwa pemerintahan Yosef Lede–Aurum Obe Titu Eki serius menata ulang birokrasi. Harapannya, dengan wajah baru dan semangat baru, Kabupaten Kupang mampu menghadirkan pelayanan publik yang berkualitas serta pembangunan daerah yang lebih merata.

Ini 23 nama pejabat eselon II yang dilantik:

  1. Mesak Elfeto – Staf Ahli
  2. Jakson Bauk – Staf Ahli
  3. Kain Maus – Staf Ahli
  4. Guntur Taopan – Asisten I
  5. Charles Banamtuan – Asisten II
  6. Piter Sabaneno – Asisten III
  7. Marthen Rahakbau – Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan
  8. Eliaser Teuf – Kepala Dinas PPO
  9. Cokorda Suarstika – Kepala Dinas KB
  10. Tonci Teuf – Kepala Dinas PU
  11. Jawan Mau – Kepala Dinas Pertanahan
  12. Yesaya Lanus – Kepala Dinas Nakertrans.
  13. Yoel Laitabun – Kepala Dinas Lingkungan Hidup.
  14. Juhardi Selan – Kepala Dinas PTSP
  15. Frans Taloen – Kepala Dinas Kearsipan
  16. Pandapitan Sialagan – Kepala Dinas Peternakan
  17. Adrian Abineno – Kepala Dinas Perindagkop
  18. Amin Juariah – Kepala Dinas Pertanian
  19. Novita Foenay – Sekretaris DPRD
  20. Paulus Liu – Kepala BP4D
  21. Okto Tahik – Kepala Badan Keuangan
  22. Semi Tinenti – Kepala BKPSDM
  23. Richard Benu – Kepala Kesbangpol