Anak Sering Mimisan? Ini Penyebab Utama yang Perlu Diwaspadai Orang Tua

FHC, Mimisan pada anak sering dianggap hal sepele. Padahal, jika terjadi berulang, kondisi ini bisa menjadi sinyal adanya masalah pada kesehatan atau lingkungan sekitar anak.

Secara medis, mimisan terjadi akibat pecahnya pembuluh darah kecil di dalam hidung. Pada anak-anak, kondisi ini lebih mudah terjadi karena struktur pembuluh darah yang masih tipis dan rapuh.

Menurut referensi medis seperti Johns Hopkins Medicine, anak memang lebih rentan mengalami mimisan dibanding orang dewasa. Meski sebagian besar kasus tidak berbahaya, frekuensi yang terlalu sering tetap perlu mendapat perhatian serius.

Jenis Mimisan pada Anak

Mimisan terbagi menjadi dua jenis utama:

Anterior: paling umum pada anak, berasal dari bagian depan hidung
Posterior: lebih jarang, berasal dari bagian dalam hidung dan biasanya lebih serius

Sebagian besar kasus pada anak termasuk kategori anterior dan relatif mudah ditangani di rumah.

Penyebab Anak Sering Mimisan
1. Udara Kering dan Iklim Panas

Lingkungan dengan udara kering menjadi pemicu utama mimisan. Kondisi ini membuat lapisan hidung kehilangan kelembapan, mudah iritasi, bahkan pecah.

Udara kering juga dapat menyebabkan:

Kerak di dalam hidung
Rasa gatal yang memicu anak mengorek hidung
Luka kecil yang berujung perdarahan
2. Cedera atau Benturan

Anak-anak yang aktif rentan mengalami benturan, termasuk pada area hidung.

Mimisan akibat cedera perlu diwaspadai jika:

Tidak berhenti lebih dari 30 menit
Disertai pembengkakan atau nyeri hebat
Terjadi setelah jatuh atau benturan keras

Kondisi ini bisa mengarah pada cedera serius seperti patah tulang hidung.

3. Pilek dan Infeksi Saluran Pernapasan

Pilek sering memicu mimisan karena iritasi pada lapisan hidung.

Kebiasaan yang memperparah:

Terlalu sering membuang ingus
Menggosok hidung berlebihan

Apalagi saat cuaca dingin, risiko mimisan akan meningkat.

4. Alergi dan Efek Obat

Alergi menyebabkan hidung gatal, berair, dan tersumbat. Kondisi ini sering membuat anak menggosok hidung berulang kali.

Selain itu, penggunaan obat seperti:

Antihistamin
Dekongestan

dapat membuat hidung menjadi kering, sehingga lebih mudah berdarah.

Kapan Mimisan Perlu Diwaspadai?

Meski umumnya ringan, orang tua perlu segera membawa anak ke fasilitas kesehatan jika:

Mimisan tidak berhenti setelah 20–30 menit
Terjadi sangat sering (berulang dalam waktu singkat)
Disertai pusing, lemas, atau pucat
Terjadi setelah cedera keras
Darah keluar sangat banyak
Cara Penanganan Awal di Rumah

Untuk kasus ringan, mimisan bisa ditangani dengan langkah sederhana:

Dudukkan anak dan condongkan sedikit ke depan
Tekan bagian hidung selama 10–15 menit
Hindari posisi kepala mendongak
Gunakan kompres dingin di area hidung

Mimisan pada anak memang umum terjadi dan sering tidak berbahaya. Namun, jika terjadi berulang atau disertai gejala lain, kondisi ini tidak boleh diabaikan.

Memahami penyebabnya sejak dini membantu orang tua mengambil langkah tepat—baik penanganan sederhana di rumah maupun pemeriksaan medis jika diperlukan.

Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.