FK,Buenos Aires – Federasi Sepak Bola Argentina (AFA) akhirnya melakukan reformasi besar-besaran terhadap sistem transfer pemain di kompetisi domestik. Langkah ini diambil setelah transfer Franco Mastantuono ke Real Madrid menuai sorotan tajam karena prosesnya yang rumit dan mahal bagi klub peminat dari Eropa.
Selama ini, aturan transfer pemain di Argentina kerap menyulitkan klub-klub Eropa karena beberapa faktor, antara lain:
- Pajak transfer tinggi, mencapai 13%
- Sistem pembayaran wajib lunas di muka, tidak bisa dicicil seperti di negara lain
- Minimnya fleksibilitas dalam menyusun kesepakatan berdasarkan performa pemain
Akibatnya, banyak klub besar Eropa seperti Barcelona, Inter Milan, dan Manchester United akhirnya mundur dari perburuan Franco Mastantuono. Hanya Real Madrid dan PSG yang sanggup memenuhi tuntutan transfer, meski harus melalui proses yang rumit dan negosiasi panjang.
AFA Bergerak Cepat: Aturan Transfer Diubah!
Melihat kesulitan tersebut, AFA merilis regulasi baru yang dirancang untuk mempermudah proses transfer pemain ke luar negeri. Berikut adalah poin-poin penting dalam aturan baru ini:
- ✅️ Pajak transfer diturunkan dari 13% menjadi hanya 5%
- ✅️ Klub asing kini bisa melakukan pembayaran secara bertahap (cicilan)
- ✅️ Kesepakatan finansial dapat disesuaikan dengan performa dan kontribusi pemain
- ✅️ Proses transfer lebih cepat dan fleksibel
- ✅️ Transparansi dan keadilan bagi semua pihak: klub asal, pemain, dan klub pembeli
Perubahan ini diharapkan mampu mendorong lebih banyak pemain muda Argentina untuk berkarier di Eropa dan meningkatkan citra Liga Argentina sebagai penghasil talenta kelas dunia.
Franco Mastantuono Jadi Kasus Terakhir Aturan Lama?
Transfer Franco Mastantuono ke Real Madrid menjadi momentum terakhir dari era aturan lama yang kaku dan mahal. Kini, dengan sistem baru ini, klub-klub seperti Manchester United dan Barcelona bisa lebih leluasa dalam menargetkan pemain muda berbakat dari Argentina.
