Bagi Indonesia, langkah ini memiliki arti strategis karena Hong Kong merupakan salah satu pusat keuangan internasional yang memiliki peran penting dalam arus investasi dan perdagangan kawasan Asia-Pasifik.
Capaian lain yang mendapat perhatian besar adalah peluncuran implementasi **pembayaran QR lintas batas Indonesia–Tiongkok**.
Inovasi ini memungkinkan masyarakat kedua negara melakukan transaksi ritel secara langsung menggunakan kode QR tanpa harus bergantung pada sistem pembayaran konvensional yang lebih rumit dan memerlukan biaya lebih tinggi.
Didukung oleh kerangka kerja LCT, sistem pembayaran QR lintas negara tersebut diharapkan menghadirkan pengalaman transaksi yang lebih cepat, aman, efisien, dan inklusif.
Bagi sektor pariwisata, perdagangan, maupun usaha mikro dan kecil, kehadiran sistem ini diyakini akan memberikan manfaat nyata karena mempermudah transaksi bagi wisatawan maupun pelaku usaha yang beraktivitas lintas negara.
Menariknya, implementasi tahap awal telah melibatkan jaringan yang cukup luas. Tercatat sebanyak 191 penyedia jasa sistem pembayaran di Tiongkok dan 24 penyedia jasa pembayaran di Indonesia telah terkoneksi dalam ekosistem tersebut.
