FK, Kefamenanu – Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) Cabang Kefamenanu Sanctus Yohanes Don Bosco menyerukan desakan kepada Polres Timor Tengah Utara (TTU) untuk meningkatkan profesionalisme dalam menangani berbagai persoalan hukum yang meresahkan masyarakat.

Dalam audiensi pada Jumat (20/12/2024) di Aula Polres TTU, PMKRI menyoroti lambannya penanganan kasus yang dinilai mengancam kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian.

Presidium Gerakan Kemasyarakatan PMKRI, Markolindo Balibo, menyampaikan beberapa persoalan yang mendesak untuk segera ditangani oleh Polres TTU. Dua di antaranya menjadi sorotan utama, yaitu kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi dan maraknya penebangan liar kayu sonokeling di wilayah TTU.

Kelangkaan BBM Bersubsidi

PMKRI menyoroti kelangkaan BBM bersubsidi yang kerap terjadi di TTU belakangan ini. Menurut hasil investigasi PMKRI, kelangkaan ini diduga terjadi akibat penyalahgunaan wewenang oleh oknum tertentu.

“Kami menduga ada keterlibatan oknum yang memanfaatkan subsidi BBM untuk keuntungan pribadi dengan menimbun bahan bakar dan menjualnya kembali,” ujar Markolindo.

Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.