“Jangan hanya kelola satu hektare lalu terima alsintan terus disimpan, akhirnya rusak percuma. Pakai bersama, ada iuran, supaya kalau rusak bisa diperbaiki,” jelasnya.

“Mesin air, alat bantu tanam dan bantuan lainnya sudah kita kasih. Manfaatkan dengan baik, supaya jangan lagi ada alasan ‘tondok’ (tunduk) dan pinggang sakit,” tambahnya.

Yosef menekankan pertanian, peternakan, dan perikanan sebagai tiga sektor yang harus dipacu simultan untuk memperkuat ekonomi rumah tangga. Ia meminta petani mengoptimalkan air, memperluas tanam, dan menjaga kualitas hasil agar daya saing di pasar meningkat.

Apresiasi Pemprov: Kupang Merajai Pasar Bawang Merah NTT

Staf Ahli Gubernur NTT, Linus Lusi, yang hadir dalam panen, menyebut pertanian memegang peran penting dalam pertumbuhan ekonomi. Ia menegaskan Kabupaten Kupang merupakan salah satu sentra bawang merah yang merajai pasar-pasar di Kota Kupang.

“Ada pergerakan di sektor pertanian. Sumber penghasilan pertanian dari kita, oleh kita, untuk kita. Poktan ini diharapkan berbagi pengetahuan dan keterampilan ke kelompok lain,” ujarnya.