Teldi menambahkan bahwa PSKK U-17 tergabung dalam Grup A, bersama klub-klub tangguh seperti Tiara Nusa FC, Cristal FC, Persesba Sumba Barat, dan Persada Sumba Barat Daya.

“Kami tahu ini bukan grup yang mudah. Tapi mental juara tidak dibentuk oleh lawan yang ringan, melainkan dari semangat untuk bertarung dengan kehormatan,” tegas Teldi.

Sepak Bola Sebagai Cermin Identitas dan Harapan Daerah

Keikutsertaan PSKK U-17 di ajang Soeratin Cup bukan hanya ajang pamer kemampuan teknis, tetapi panggung pengakuan jati diri Kabupaten Kupang.

Dalam konteks ini, sepak bola tidak sekadar olahraga, tetapi juga alat diplomasi budaya, pembangunan karakter, dan unjuk kekuatan generasi muda daerah 3T (tertinggal, terdepan, terluar).

Di tengah transformasi pembangunan yang digaungkan Bupati Lede dan Wabup Aurum Titu Eki, sektor olahraga — khususnya sepak bola — menjadi ladang strategis pembinaan mental, disiplin, dan kebanggaan generasi muda.

Tugas Berat, Harapan Besar

Dengan sepatu yang terikat erat dan jersey kebanggaan yang melekat di dada, anak-anak muda dari desa dan kecamatan se-Kabupaten Kupang ini kini menanggung beban harapan ribuan pasang mata.