Kupang, FHNC – Bupati Kupang, Yosef Lede, mengeluarkan seruan tegas dalam momentum peringatan Hari Bhayangkara ke-79, dengan menyatakan bahwa praktik judi adalah musuh bersama yang harus diperangi karena menjadi akar berbagai persoalan sosial, termasuk kemiskinan ekstrem dan stunting anak-anak.
Dalam sambutannya di acara syukuran Hari Bhayangkara di Mapolres Kupang, Babau, Yos Lede tidak hanya menyampaikan apresiasi kepada Polres Kupang atas kinerja mereka menjaga ketertiban dan keamanan masyarakat, tetapi juga menyuarakan keprihatinan mendalam atas dampak destruktif dari perjudian yang masih marak di tengah masyarakat.
“Judi ini sangat merusak, bukan hanya bagi pelaku, tapi juga keluarga dan lingkungan. Uang sekolah anak tak dibayarkan, makan minum sulit, bahkan anak-anak jadi stunting karena orangtuanya habiskan uang untuk berjudi,” ungkap Yos Lede di hadapan Kapolres, unsur Forkopimda, dan tokoh masyarakat yang hadir.
Bupati Kupang menegaskan bahwa perang melawan judi harus dilakukan secara kolektif, melibatkan unsur pemerintah daerah, kepolisian, tokoh agama, masyarakat sipil, hingga pemuda desa. Ia mengajak seluruh elemen untuk tidak diam, tetapi aktif melaporkan dan memberantas segala bentuk perjudian yang merusak moral dan masa depan masyarakat.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
