“Bahkan kita sudah membentuk wadah *Patroli Medsos* bersama Polres dan Satpol PP untuk menjaga ruang digital tetap sehat,” jelas Awales.
Rapat terbatas ini turut dihadiri Sekretaris Diskominfo, Anisetus Marianus Botha, para kepala bidang, kasubag, hingga pejabat fungsional. Dengan penguatan peran Diskominfo, pemerintah daerah menargetkan komunikasi publik yang lebih cepat, tepat, dan dekat dengan masyarakat.
Langkah inovatif seperti fasilitasi ASN konten kreator, wifi gratis, serta patroli digital menjadi bagian dari strategi besar membangun ruang informasi yang sehat sekaligus memperkuat partisipasi publik di Kabupaten Sikka.
