Ia berharap, pemuda GMIT dapat terus menjadi mitra strategis pemerintah dalam mendorong pembangunan daerah, khususnya di Kabupaten Kupang.
“Pemuda GMIT harus menjadi sahabat pemerintah dalam membangun Kabupaten Kupang. Jadilah generasi yang tangguh, inovatif, dan memiliki semangat melayani, baik untuk gereja maupun masyarakat,” tambahnya.
Harapan dari Gereja
Dalam kebaktian tersebut, Ketua Sinode GMIT, Pendeta Samuel Pandie, juga menyampaikan pesan rohani yang selaras dengan semangat kebersamaan yang diusung Yosef Lede. Pendeta Samuel mengingatkan pemuda untuk menjadi sahabat Kristus dalam setiap tantangan kehidupan, serta menjalani peran mereka dengan penuh tanggung jawab.
Kebaktian Natal ini menjadi momentum penting bagi pemuda Kupang Timur untuk merefleksikan peran mereka dalam kehidupan bermasyarakat dan bernegara.
Pesan Yosef Lede memberikan harapan baru tentang masa depan yang lebih cerah, di mana pemuda menjadi pilar penting dalam pembangunan daerah.
Dengan kolaborasi antara pemerintah, gereja, dan masyarakat, Kabupaten Kupang diharapkan mampu melahirkan generasi yang tangguh, inovatif, dan siap menghadapi tantangan zaman.
