FK, Kupang, Senin (7/1) – Kebaktian perayaan Natal dan Tahun Baru Pemuda Klasis Kupang Timur di Gereja Elim Naibonat menjadi momen penuh harapan dan inspirasi bagi seluruh jemaat, khususnya kaum muda GMIT.

Dalam acara tersebut, Bupati Kupang terpilih, Yosef Lede, menyampaikan pesan mendalam tentang makna Natal dan pentingnya peran pemuda dalam pembangunan Kabupaten Kupang ke depan.

Dalam sambutannya, Yosef Lede menegaskan bahwa Natal adalah momentum berharga untuk merenungkan karya keselamatan Allah melalui kelahiran Yesus Kristus, Sang Penebus. Menurutnya, Natal bukan sekadar perayaan, tetapi panggilan bagi setiap individu, khususnya generasi muda, untuk menyadari tanggung jawab mereka dalam menjalani kehidupan yang lebih baik.

“Semua orang, termasuk kaum muda, selalu menantikan Natal. Ini adalah bentuk harapan atas karya keselamatan Allah yang hadir dalam diri Yesus Kristus. Pemuda harus melihat Natal sebagai inspirasi untuk terus maju dan berkontribusi bagi gereja, masyarakat, dan bangsa,” ujar Yosef Lede di hadapan jemaat yang hadir.

Masa Depan Pemuda Kupang

Yosef Lede juga menyinggung rencananya sebagai Bupati Kupang dalam meningkatkan kualitas hidup pemuda di daerah tersebut.

Ia menyampaikan bahwa pemuda adalah kekuatan besar yang harus diberdayakan, dan pemerintah di bawah kepemimpinannya akan membuka banyak peluang bagi mereka.

“Kami memahami bahwa pemuda adalah harapan masa depan. Karena itu, Pemerintah Kabupaten Kupang akan menyediakan berbagai peluang untuk meningkatkan kapasitas mereka. Kami akan membuka lapangan kerja dan program-program pelatihan untuk memastikan pemuda Kupang memiliki masa depan yang lebih baik,” jelas Yosef.

Ia juga mengajak kaum muda untuk mempersiapkan diri, baik secara mental maupun keterampilan, agar dapat memanfaatkan setiap peluang yang tersedia. Menurutnya, pemerintah tidak dapat bekerja sendiri tanpa dukungan aktif dari masyarakat, terutama generasi muda.

Peran Pemuda dalam Gereja dan Pembangunan Daerah

Selain itu, Yosef Lede juga mengapresiasi peran pemuda GMIT yang selama ini aktif mendukung pelayanan gereja dan berbagai kegiatan sosial.

Ia berharap, pemuda GMIT dapat terus menjadi mitra strategis pemerintah dalam mendorong pembangunan daerah, khususnya di Kabupaten Kupang.

“Pemuda GMIT harus menjadi sahabat pemerintah dalam membangun Kabupaten Kupang. Jadilah generasi yang tangguh, inovatif, dan memiliki semangat melayani, baik untuk gereja maupun masyarakat,” tambahnya.

Harapan dari Gereja

Dalam kebaktian tersebut, Ketua Sinode GMIT, Pendeta Samuel Pandie, juga menyampaikan pesan rohani yang selaras dengan semangat kebersamaan yang diusung Yosef Lede. Pendeta Samuel mengingatkan pemuda untuk menjadi sahabat Kristus dalam setiap tantangan kehidupan, serta menjalani peran mereka dengan penuh tanggung jawab.

Kebaktian Natal ini menjadi momentum penting bagi pemuda Kupang Timur untuk merefleksikan peran mereka dalam kehidupan bermasyarakat dan bernegara.

Pesan Yosef Lede memberikan harapan baru tentang masa depan yang lebih cerah, di mana pemuda menjadi pilar penting dalam pembangunan daerah.

Dengan kolaborasi antara pemerintah, gereja, dan masyarakat, Kabupaten Kupang diharapkan mampu melahirkan generasi yang tangguh, inovatif, dan siap menghadapi tantangan zaman.