Selain itu, Yanuar Lao juga menyampaikan harapannya agar bantuan ini tidak hanya berhenti sebagai kegiatan seremonial, namun dapat dikelola secara bijak oleh keluarga penerima untuk benar-benar berdampak pada peningkatan kesehatan dan kesejahteraan keluarga.

“Mari kita sama-sama bertanggung jawab. Gizi bukan sekadar urusan makan, tapi menyangkut masa depan. Kalau anak-anak kita sehat dan kuat sejak dini, maka desa ini punya masa depan yang lebih baik,” ujar Yanuar.

Program ini merupakan sinergi antara Pemerintah Desa, Puskesmas Semau Selatan, dan Dinas Kesehatan Kabupaten Kupang, sebagai langkah konkret menuju target eliminasi stunting di wilayah NTT, yang hingga kini masih tergolong tinggi secara nasional.

Salah satu penerima PMT, mengungkapkan rasa syukur dan terima kasihnya.

 

“Saya sangat terbantu dengan adanya bantuan ini. Kami kadang susah beli makanan sehat karena mahal. Sekarang kami bisa dapat tambahan gizi untuk saya dan anak yang saya kandung,” ungkapnya.

Kegiatan ini diakhiri dengan penyuluhan singkat tentang pentingnya pola makan sehat, ASI eksklusif, sanitasi, dan pemantauan tumbuh kembang anak, yang disampaikan oleh petugas gizi dari Puskesmas.

Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.