Dana ini diharapkan menjadi modal penting untuk mengembangkan usaha mereka agar lebih produktif dan berkelanjutan.
“Dana ini benar-benar meringankan. Jadi dikembalikan pokok tanpa bunga. Harapan kami, usaha kami bisa berkembang dan kami bisa kembalikan tepat waktu, bahkan berharap bisa mendapat kesempatan meminjam lagi,” tambahnya.
Penyerahan bantuan ini menjadi simbol komitmen Pemkot Kupang dalam mendorong pertumbuhan ekonomi dari level terbawah, yakni keluarga dan pelaku usaha mikro di tingkat kelurahan.
Wakil Wali Kota Serena Cosgrova dalam sambutannya menegaskan, PEM bukan hanya sekadar bantuan, tetapi bagian dari gerakan bersama membangun kemandirian ekonomi warga.
“Kami ingin dana ini dipakai sebaik mungkin untuk menggerakkan roda usaha. Karena kalau UMKM kuat, maka ekonomi daerah juga akan kuat,” tegas Serena.
Program Dana PEM merupakan bagian dari visi besar Pemerintah Kota Kupang untuk menciptakan ekonomi inklusif dan memberdayakan pelaku usaha di setiap kelurahan.
Dengan sistem pinjaman lunak tanpa bunga, pemerintah berharap terjadi siklus produktif dan berkelanjutan yang bisa melahirkan lebih banyak wirausaha tangguh di Kota Kupang.
