FK, Polda Nusa Tenggara Timur (NTT) mengeluarkan imbauan kepada masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem yang diperkirakan melanda wilayah NTT pada 6–11 Februari 2025.

Imbauan ini disampaikan setelah Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Kelas II Kupang merilis peringatan dini terkait hujan lebat yang disertai petir dan angin kencang di sejumlah daerah.

Kabidhumas Polda NTT, Kombes Pol. Henry Novika Candra, S.I.K., M.H., menjelaskan bahwa NTT saat ini sedang berada pada puncak musim hujan, yang diperburuk oleh sejumlah fenomena atmosfer seperti Sirkulasi Siklonik di Pantai Kimberly, Australia, Monsun Asia, Seruakan Dingin (Cold Surge), La Nina lemah, dan Madden Julian Oscillation (MJO).

“Kondisi ini berpotensi menimbulkan hujan sedang hingga sangat lebat yang disertai petir dan angin kencang di beberapa wilayah di NTT. Kami mengimbau masyarakat agar tetap tenang, namun waspada terhadap kemungkinan bencana hidrometeorologi seperti banjir, banjir bandang, tanah longsor, pohon tumbang, dan sambaran petir,” ujar Kombes Pol. Henry Novika Candra.

Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.