Direktur LKA.RI Puji Prestasi Gubernur NTT, Penurunan Kemiskinan Jadi Refleksi Arah Pembangunan
FHC, Apresiasi datang dari Lembaga Kajian dan Advokasi Rakyat Indonesia (LKA.RI) terhadap kinerja Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur. Direktur LKA.RI, dr. Bernadina Novindra Surat Lewowerang, S.Ked, menilai capaian penurunan angka kemiskinan di NTT sebagai langkah awal yang menjanjikan dalam kepemimpinan Gubernur Emanuel Melkiades Laka Lena bersama Wakil Gubernur Jhoni Assadoma.
Berdasarkan data per September 2025, angka kemiskinan NTT tercatat turun menjadi 17,50 persen dari sebelumnya 18,60 persen pada Maret 2025. Secara statistik, penurunan ini memang terlihat moderat. Namun, dalam konteks provinsi yang selama bertahun-tahun berada di jajaran tingkat kemiskinan tertinggi nasional, setiap penurunan memiliki makna yang lebih dalam dari sekadar angka.
Dr. Novi, sapaan akrabnya menyebut capaian tersebut sebagai hasil dari kepemimpinan yang energik dan dinamis. Ia menilai sejak awal masa jabatan, Melki–Jhoni memainkan peran sebagai dinamisator sekaligus fasilitator, mendorong kolaborasi lintas kabupaten/kota di NTT. Sinergi itu, menurutnya, menjadi fondasi penting dalam menggerakkan agenda pembangunan yang lebih terarah.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
