Saat ini kesadaran orang tua untuk mengurus Kartu Identitas Anak sangat rendah hal ini disebabkan adanya masalah sosial budaya.
Hal itu disampaikan Kadis Dukcapil Sikka Putu Bota saat menggelar konferensi pers di kantor dukcapil Sikka Selasa, 17 Desember 2024.
Saat ini jumlah anak di Sikka yang sudah memiliki akta kelahiran sebanyak 85.784 jiwa atau 86,24 persen.
Dari jumlah tersebut anak yang sudah memiliki Kartu Identitas Anak (KIA) berjumlah 35, 591 jiwa atau masih diangka 37,57 persen.
Saat ini dukcapil sikka telah berkoordinasi dengan dinas PKO Sikka dalam rangka memberikan himbauan kepada sekolah sekolah khususnya PAUD dan TK untuk me.asukan syarat KIA pada saat penerimaan peserta disik baru.
“Ini juga masih menjadi target kami , karena memang hampir setiap hari kita lakukan pelayanan persegmen sekolah atau perdesa”
“Tapi ketika turun ke desa biasanya anak anak sering dilupakan maka kami lebih banyak menyisir ke sekolah sekolah”
“Kami berharap bahwa KIA menjadi prasyarat untuk bisa masuk di PAUD” ungkap Putu Bota.
