Pernyataan tersebut langsung menarik perhatian publik karena kasus korupsi MBG selama ini dianggap sebagai salah satu perkara besar yang melibatkan pengelolaan anggaran negara dalam jumlah signifikan. Program Makan Bergizi Gratis merupakan salah satu program strategis pemerintah yang ditujukan untuk meningkatkan kualitas gizi masyarakat, khususnya anak-anak sekolah.
Yang paling menyita perhatian adalah pernyataan kuasa hukum Sony bahwa kliennya siap membuka keterlibatan tokoh-tokoh penting yang diduga berada di balik praktik korupsi tersebut.
Meski belum menyebut identitas secara rinci, Krisna mengungkapkan bahwa nama-nama yang akan dibuka berasal dari kalangan eksekutif maupun legislatif.
Pernyataan itu memunculkan spekulasi luas mengenai kemungkinan adanya jaringan kekuasaan yang lebih besar di balik dugaan penyimpangan pengelolaan Program MBG.
“Menurut klien saya, yang jelas melibatkan tokoh-tokoh dari kalangan eksekutif dan legislatif. Klien saya siap membuka semuanya,” ujarnya.
Jika permohonan justice collaborator diterima penyidik dan kemudian dikabulkan oleh lembaga yang berwenang, maka keterangan Sony berpotensi menjadi pintu masuk bagi penyidik untuk mengembangkan perkara ke pihak-pihak lain yang selama ini belum tersentuh proses hukum.
