Meskipun ekspor mengalami penurunan, nilai ekspor NTT masih jauh lebih besar dibandingkan nilai impornya. Kondisi ini membuat neraca perdagangan NTT tetap mencatat surplus yang cukup tinggi.
Secara sederhana, surplus perdagangan terjadi ketika nilai barang yang dijual ke luar negeri lebih besar dibandingkan nilai barang yang dibeli dari luar negeri. Kondisi tersebut dapat memberikan kontribusi positif terhadap perekonomian daerah karena menghasilkan tambahan devisa.
Pengamat ekonomi menilai penurunan ekspor perlu menjadi perhatian serius mengingat perdagangan internasional merupakan salah satu sumber pertumbuhan ekonomi daerah. Diversifikasi produk ekspor, peningkatan nilai tambah komoditas lokal, serta perluasan akses pasar internasional dinilai menjadi langkah penting untuk memperkuat daya saing produk NTT.
Di sisi lain, penurunan impor dapat memberikan dua gambaran berbeda. Dari satu sisi, hal tersebut dapat mencerminkan meningkatnya penggunaan produk lokal sehingga ketergantungan terhadap barang impor berkurang. Namun dari sisi lain, penurunan impor juga bisa mengindikasikan melemahnya kebutuhan bahan baku atau aktivitas produksi pada sektor tertentu.
