“Enam bulan setelah saya dilantik sebagai Ketua DPRD, saya mengambil langkah berani menyerahkan SK pengusulan DOB Amfoang ke pemerintah pusat. Itu adalah keputusan sejarah yang sampai hari ini terus saya perjuangkan,” ungkap Yosef Lede dengan nada tegas.
Ia menambahkan, penyerahan tanah calon ibu kota DOB Amfoang pada momentum enam bulan pemerintahannya bersama Wakil Bupati adalah penegasan bahwa perjuangan tersebut masih hidup dan terus berjalan. “Hari ini kita meluruskan sejarah. Dan saya bersyukur bisa kembali mencatat sejarah baru bersama masyarakat Amfoang,” ujarnya.
Bupati Yosef Lede menyadari bahwa hingga kini pemerintah pusat masih memberlakukan moratorium pemekaran daerah. Namun, hal itu tidak menyurutkan semangat masyarakat Amfoang untuk tetap mempersiapkan diri.
“Ada banyak harapan yang disampaikan oleh seluruh masyarakat Pampuan. Walaupun kami tahu bahwa sementara ini moratorium masih berlaku, tetapi kemungkinan itu tetap ada. Jika suatu saat moratorium dicabut, saya yakin dan percaya Amfoang akan menjadi daerah otonomi baru,” tegasnya.
