FK, MADRID — Real Madrid resmi merekrut Franco Mastantuono, gelandang muda berbakat asal Argentina, yang disebut-sebut sebagai salah satu talenta paling menjanjikan dari Amerika Selatan saat ini.

Transfer ini menjadi ironi besar dalam sejarah modern klub, mengingat Presiden Real Madrid, Florentino Perez, selama bertahun-tahun dikritik karena enggan mendatangkan pemain Argentina, yang dianggapnya sebagai simbol dominasi Lionel Messi dan rival abadi, Barcelona.

Kini, Perez seperti “menjilat ludah sendiri” dengan tidak hanya mendatangkan Mastantuono, tetapi juga dirumorkan akan memulangkan Nico Paz dari Como, setelah sebelumnya dilepas begitu saja.

Langkah ini sontak menuai reaksi keras dari para penggemar, terutama pendukung timnas Argentina. Banyak yang menyindir bahwa Real Madrid selama ini terlalu memihak pemain Portugal seperti Cristiano Ronaldo (alias Penaldo), namun kini tidak satu pun pemain Portugal tersisa di skuad utama Los Blancos.

Perlu diingat, jauh sebelum era Ronaldo, sudah ada legenda Argentina Alfredo Di Stéfano, yang menulis sejarah awal kejayaan Real Madrid.

Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.