Peluang Belajar Tidak Akan Terulang: Manfaatkan Masa Mahasiswa

Salah satu bagian penting dalam sambutannya adalah peringatan tentang nilai waktu. Frenco mengingatkan bahwa kesempatan belajar selama menjadi mahasiswa merupakan fase emas yang tidak akan kembali.

“Ketika kalian sudah masuk dunia kerja, dunia usaha, atau dunia industri, kesempatan membaca buku, berdiskusi, dan mengembangkan diri akan semakin sempit,” katanya.

Pernyataan ini sejalan dengan banyak literatur pendidikan yang menekankan fase usia 18–25 tahun sebagai periode paling produktif untuk pertumbuhan karakter, pembentukan jejaring sosial, dan pembangunan kompetensi akademik maupun organisasi.

Menurut Frenco, organisasi seperti IMATU menyediakan ruang aman untuk jatuh bangun, mencoba dan gagal, belajar dan bangkit lagi. Pengalaman-pengalaman tersebut nantinya menjadi modal sosial dan modal moral ketika memasuki dunia profesional.

IMATU Sebagai Ruang Pembaruan dan Keluarga Besar Perubahan

Di tengah sambutannya, Frenco menegaskan bahwa IMATU bukan hanya forum mahasiswa daerah; ia adalah komunitas intelektual yang memiliki tanggung jawab kebangsaan dan kemanusiaan. IMATU, menurutnya, adalah rumah bagi kader-kader unggul yang disiapkan untuk membawa perubahan, bukan hanya bagi kabupaten atau provinsi, tetapi juga bagi dunia.