GMNI Kupang Apresiasi Komitmen Gubernur NTT dan Dua Kepala Daerah Lanjutkan Pembangunan Monumen Pancasila
FHC, Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Kupang mengapresiasi langkah bersama Gubernur Nusa Tenggara Timur Emanuel Melkiades Laka Lena, Bupati Kupang Yosep Lede, dan Wali Kota Kupang dr. Cristian Widodo yang menyatakan komitmen melanjutkan pembangunan Monumen Flobamora Rumah Pancasila, proyek simbolik yang sempat terbengkalai selama beberapa tahun.
Bagi GMNI Kupang, keputusan untuk menghidupkan kembali pembangunan monumen tersebut tidak sekadar menyentuh aspek fisik infrastruktur, melainkan menyangkut upaya merawat memori ideologis bangsa, terutama di Nusa Tenggara Timur yang memiliki ikatan historis kuat dengan lahirnya gagasan Pancasila.
Provinsi NTT, khususnya Ende, dikenal sebagai ruang perenungan Bung Karno saat menjalani masa pengasingan pada 1934–1938. Di kota inilah, menurut berbagai catatan sejarah, butir-butir awal Pancasila digali dan dirumuskan. Karena itu, Monumen Flobamora Rumah Pancasila dipandang memiliki makna lebih dari sekadar bangunan peringatan.
