Erwin mengatakan, GMNI sendiri melihat Wilayah Desa Motaain sering terjadi Banjir ketika curah hujan tinggi, maka upaya penanaman anakan pohon ini bisa menahan dan memperkuat struktur tanah/tanggul.
“Desa Motaain sering terjadi banjir. Tanam pohon ini untuk menjaga kekuatan tanah dan juga bisa menahan banjir ketika terjadi bencana”, Ucap Erwin melanjutkan,
Menurut ketua GMNI, mahasiswa tidak hanya sekedar tampil sebagai agen of change tapi juga harus bersinergi dengan pemerintah untuk melakukan kegiatan positif.
Erwin menambahkan, kegiataan penanaman anakan pohon ini akan terus berlanjut. GMNI sudah Kordinasi dengan Kepala UPTD KPH Wilayah Belu-Malaka untuk membantu pengadaan anakan pohon asam.
“Kita sudah berkordinasi dengan Kepala UPTD Belu-Malaka. Beliau mersepon baik untuk membantu anakan pohon berupa asam. Tugas GMNI mensurvei lokasi DAS”,Ungkapnya.
Kepala Desa Motaain, Kecamatan Malaka Barat, Ambrosius Klau, antosias dan apresiasi terhadap kegiatan baksos yang digelar GMNI Cabang Malaka.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
