Menurutnya, penguatan sektor UMKM merupakan salah satu prioritas pembangunan daerah karena memiliki kontribusi besar terhadap penciptaan lapangan kerja dan pertumbuhan ekonomi masyarakat.

Karena itu, keberadaan Jamkrida NTT diharapkan mampu menjadi instrumen strategis yang membantu pelaku usaha memperoleh akses pembiayaan yang lebih luas melalui skema penjaminan kredit yang sehat dan profesional.

Gubernur juga berharap Direktur Utama PT Jamkrida NTT yang baru, I Ketut Widya Karya, dapat membawa pengalaman dan praktik terbaik yang pernah diterapkan di PT Jamkrida Bali untuk dikembangkan di NTT.

“Kita ingin belajar dari pengalaman yang berhasil. Saya berharap pengalaman tersebut dapat diadaptasi di NTT sehingga semakin banyak pelaku usaha yang memperoleh akses pembiayaan melalui skema penjaminan yang sehat dan profesional,” katanya.

Kawasan Industri Bolok Diharapkan Tarik Investasi

Selain PT Jamkrida NTT, Gubernur juga memberikan perhatian khusus terhadap pengembangan PT Kawasan Industri Bolok. Ia meminta Direktur Kerja Sama dan Pengembangan Usaha yang baru dilantik segera beradaptasi dan membangun sinergi dengan jajaran direksi yang telah bertugas sebelumnya.

Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.