Ilustrasi bendera Pakistan dan India
FaktahukumNTT.com, New Delhi/Islamabad – Sebuah guncangan damai menggema di Asia Selatan setelah India dan Pakistan secara mengejutkan sepakat untuk menghentikan seluruh bentuk pertempuran pada Sabtu (10/5/2025) sore waktu setempat. Keputusan ini diumumkan oleh Kepala Kementerian Luar Negeri India Vikram Misri dalam konferensi pers yang berlangsung tegang namun penuh harapan.
Langkah perdamaian ini datang hanya berselang kurang dari tiga pekan setelah serangan teroris di dekat Pahalgam, Kashmir India, yang menewaskan 26 orang dan meningkatkan tensi konflik antara dua negara bersenjata nuklir itu. Kelompok Front Perlawanan mengklaim bertanggung jawab atas insiden berdarah tersebut.
“Pada pukul 15.35 waktu setempat, kepala operasi militer Pakistan menghubungi mitranya di India. Mereka sepakat bahwa mulai pukul 17.00, semua bentuk serangan harus dihentikan,” kata Misri, dikutip dari Sputnik News.
Pemerintah kedua negara juga mengonfirmasi bahwa pembicaraan lanjutan antar militer akan dilaksanakan pada 12 Mei mendatang. Agenda ini disebut akan membahas mekanisme teknis dan pemantauan implementasi gencatan senjata.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
