FK, Jakarta – Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) Natalius Pigai menegaskan bahwa isu-isu HAM di Indonesia memiliki cakupan yang luas dan kompleks. Dalam upaya meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya HAM, Pigai mendorong Perkumpulan Alumni Margawasiswa Republik Indonesia (PATRIA) untuk menjadi pelopor dalam sosialisasi HAM di berbagai wilayah Indonesia.

Dalam audiensi yang berlangsung di ruang kerjanya di Kawasan Kuningan, Jakarta, Pigai menekankan pentingnya kader yang memahami persoalan HAM secara mendalam.

“Oleh karena itu, perlu lebih banyak lagi kader yang memahami persoalan HAM sekaligus sebagai duta HAM,” ujar Pigai.

Menteri HAM Natalius Pigai bersama Ketua Umum DPP Perkumpulan Alumni Margawasiswa Republik Indonesia (PATRIA) Agustinus Tamo Mbapa (Gustaf) dan jajaran DPP PATRIA di Kantor Kementerian HAM, Jakarta, Senin (6/1/2025). Foto: DPP PATRIA

Hadir dalam pertemuan tersebut jajaran DPP PATRIA, termasuk Ketua Umum Agustinus Tamo Mbapa, Sekretaris Jenderal Septyarini, serta beberapa wakil ketua yang membidangi berbagai sektor, seperti pengembangan SDM, kewirausahaan, dan pemberdayaan perempuan dan anak. Dari pihak Kementerian HAM, Pigai didampingi oleh Staf Khususnya, Thomas Suwarta, Stanislaus Wena, dan Wempi Wale.