Pengamat politik dari Universitas Indonesia, Dr. Andi Wibowo, menyebut bahwa pernyataan Hasto bisa dimaknai dalam dua perspektif.

“Di satu sisi, ini bisa dianggap sebagai bentuk perlawanan politik dari pihak yang merasa menjadi korban kriminalisasi. Namun, di sisi lain, ini juga menjadi ujian bagi KPK untuk menunjukkan integritasnya dalam penegakan hukum,” ujar Andi.

Sementara itu, KPK sendiri belum memberikan pernyataan resmi terkait permintaan Hasto agar keluarga Jokowi diperiksa. Namun, lembaga antirasuah tersebut berulang kali menegaskan komitmennya dalam menegakkan hukum secara adil dan berdasarkan bukti.

Publik kini menantikan bagaimana kelanjutan dari kasus ini dan apakah KPK akan menindaklanjuti pernyataan Hasto atau fokus pada proses hukum yang sedang berjalan terhadap dirinya.