Menurutnya, keberhasilan komunikasi publik tidak hanya ditentukan oleh kecepatan penyebaran informasi, tetapi juga oleh kemampuan institusi dalam membangun hubungan yang humanis dengan masyarakat.

“Pengejawantahan misi Diktisaintek yang berdampak nyata salah satunya adalah dengan mengedepankan sikap memanusiakan manusia dan tidak mudah tersulut amarah dalam memberikan pelayanan kepada publik. Nilai kemanusiaan dalam bakti sehari-hari tidak boleh digerus oleh kemajuan teknologi dan derasnya arus digitalisasi,” tegas Prof. Fauzan.

Pesan tersebut menjadi refleksi penting bagi seluruh insan kehumasan perguruan tinggi, termasuk Undana, yang saat ini terus berupaya memperkuat kualitas pelayanan informasi publik secara profesional dan berintegritas.

Selain itu, Pelaksana Tugas Sekretaris Jenderal Kemdiktisaintek, Badri Munir Sukoco, yang hadir secara daring, menyoroti pentingnya kemampuan adaptasi humas dalam menghadapi dinamika komunikasi digital. Menurutnya, derasnya arus informasi menuntut institusi pendidikan tinggi untuk bergerak cepat, responsif, dan berbasis data agar kebijakan maupun program pemerintah dapat dipahami masyarakat secara tepat.

Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.