Kupang, FHNC – Suasana Car Free Day (CFD) Eltari, Kota Kupang, Sabtu (11/10/2025) terasa berbeda. Ribuan warga tumpah ruah memenuhi jalan utama, menyambut kegiatan “Jalan Sehat Merakyat” yang digelar oleh Presidium PNI Nusa Tenggara Timur (NTT) bersama berbagai unsur masyarakat dan tokoh penting daerah.
Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian pelantikan Dewan Pengurus Daerah (DPD) Presidium PNI NTT yang berlangsung sehari sebelumnya, Jumat (10/10/2025), di Hotel Harper Kupang. Dipimpin langsung oleh Ketua Umum DPP Presidium PNI, Dr. Jan S. Maringka, SH, MH, momentum ini menandai babak baru perjalanan organisasi yang membawa semangat kebangsaan dan gotong royong dari Timur Indonesia.
Tampak hadir dalam kegiatan jalan sehat tersebut berbagai tokoh penting dan unsur Forkopimda Provinsi NTT, di antaranya Ketua DPRD NTT Ir. Emelia Julia Nomleni, Wakil Kajati NTT M. Rosyid Arifin, perwakilan Lanud Eltari, Senator Abraham Paul Liyanto, serta Mantan Menteri Perindustrian Saleh Husin. Dari wajah mereka terpancar antusiasme dan semangat kebersamaan, menegaskan bahwa gerakan Presidium PNI tak hanya simbol politik, melainkan gerakan sosial yang membumi.
Dalam sambutannya, Jan Maringka, yang juga dikenal sebagai mantan Jaksa Intelijen (Jamintel) Kejagung RI 2017–2020, menegaskan bahwa kegiatan jalan sehat bukan sekadar olahraga, tetapi juga sarana membangun kedekatan antara pemimpin dan rakyat.
“Kegiatan seperti ini efektif untuk membuat kita semakin dekat dengan masyarakat. Kita bisa langsung berbaur, menyapa, dan melihat potensi UMKM lokal di sepanjang jalur CFD,” ujar Jan dengan senyum ramah.
Ia menambahkan, jika dilakukan secara rutin, kegiatan ini akan memberi manfaat ganda: menjaga kebugaran anggota sekaligus mempererat tali persaudaraan lintas profesi, generasi, dan komunitas.
Lebih jauh, Jan Maringka menegaskan bahwa Presidium PNI hadir sebagai gerakan moral dan sosial yang ingin menyalakan kembali semangat nasionalisme, gotong royong, serta kepedulian terhadap sesama. Menurutnya, inisiatif kecil seperti jalan sehat adalah bentuk nyata pengabdian sederhana yang bermakna besar bagi kehidupan masyarakat.
“Untuk memulai sesuatu yang baik, tidak harus dengan hal besar dan mahal. Cukup dengan niat tulus dan kebersamaan, kita bisa hasilkan sesuatu yang bermanfaat bagi rakyat,” tegasnya.
Sebelumnya, pada Jumat (10/10/2025) pukul 10.10.10 WITA, DPD Presidium PNI NTT resmi dilantik di Lantai 10 Hotel Harper Kupang—sebuah momentum simbolik dengan angka “10” yang dianggap sebagai lambang kesempurnaan dan tekad bulat untuk membangun bangsa. Dalam kesempatan itu, Dr. (Cand.) Bobby Lianto, MM., MBA. dikukuhkan sebagai Ketua DPD Presidium PNI NTT bersama 22 DPC Presidium PNI se-kabupaten/kota di NTT.
“Angka 10 ini bukan kebetulan, tetapi simbol kesempurnaan dan awal langkah baru Presidium PNI di Bumi Flobamora,” ujar Jan Maringka dalam sambutannya.
Ia juga menargetkan agar di tahun 2025, Presidium PNI telah terbentuk di berbagai wilayah strategis Indonesia—dari Sabang sampai Merauke, Miangas hingga Rote, bahkan hingga perbatasan Aruk dan Entikong di Kalimantan Barat—sebagai simbol penjaga kebhinekaan dan kedaulatan bangsa.
Sementara itu, Bobby Lianto, Ketua DPD Presidium PNI NTT yang baru dilantik, menyampaikan tekadnya untuk menjadikan NTT sebagai barometer semangat persatuan dan gotong royong nasional.
“Presidium PNI NTT hadir untuk merajut kekuatan seluruh elemen masyarakat dalam semangat persaudaraan Nusantara. Kita ingin organisasi ini menjadi wadah perjuangan kebangsaan dan kesejahteraan rakyat,” ujarnya dengan penuh keyakinan.
Kegiatan yang sarat makna ini ditutup dengan doa dan pesan kebersamaan. Jan Maringka berharap, kehadiran Presidium PNI di NTT dapat memberi kontribusi nyata bagi masyarakat, terutama dalam pemberdayaan ekonomi lokal dan pendidikan karakter bangsa.
“Kita bergerak bukan untuk kepentingan segelintir orang, tetapi untuk rakyat Indonesia. Dari Timur, kita menyalakan obor persatuan untuk seluruh Nusantara,” pungkasnya.
Dengan langkah pasti dan semangat gotong royong yang menyala, Presidium PNI NTT kini resmi berdiri sebagai simbol kebangkitan nilai-nilai nasionalisme dari tanah Flobamora—sebuah langkah kecil yang diharapkan membawa perubahan besar bagi Indonesia.
Sekilas tentang Presidium PNI
Menurut Jan Maringka, Presidium PNI didirikan pada 10 Oktober 2024 lalu dan disahkan 11 Desember 2024 oleh Kemenkum RI. Pengukuhan Pengurus DPP Presidium PNI dilakukan 11 Maret 2025 lalu di Gedung Juang 45 Jl. Cikini Raya, Menteng, Jakarta Pusat.
“Terdapat 10 Waketum yang membidangi tertentu dan wilayah, NTT NTB dan Bali dibawah pimpinan Ibu Tina Foe. Terbukti saat ini telah menghasilkan karya perdana, yaitu DPD NTT dan 22 DPC Presidium PNI se-NTT,” ungkapnya.
Ia berharap, semoga Waketum lain juga lebih aktif bergerak, melangkah bersama-sama menghadirkan Presidium PNI di seluruh bumi Indonesia. Yang mana tujuan kita adalah wujudkan masyarakat adil dan makmur, serta mengawal pemerintahan berjalan tepat sasaran.
“Karena itu kegiatan pembekalan peran ormas dalam penegakan hukum oleh Kajati NTT dalam acara pengukuhan ini sangat tepat. Semoga bermanfaat kepada para anggota, yang sebagian besar adalah para pengusaha. Agar taat hukum dan ikut menjaga iklim ekonomi daerah lebih kondusif,” tukas Jan Maringka.
Lanjut Jan Maringka, Pemerintah Pusat tidak dapat berjalan sendiri, dimana harus sinergi Pemerintah Daerah dan dengan kelompok-kelompok usaha masyarakat. Terutama kelompok organisasi masyarakat seperti Presidium PNI yang banyak diisi kalangan pengusaha dan UMKM di NTT.
“Saya yakin Bobby Lianto selaku Ketua DPD Presidium PNI NTT mampu melakukan komunikasi dengan pemerintah daerah. Seperti kita lihat pada saat acara pelantikan kemarin dan jalan sehat pagi ini. Tampak semua kalangan hadir dengan senyum ceria,” ucapnya.
Terakhir Jan Maringka mengucapkan, selamat bekerja kepada DPD Presidium PNI NTT dan 22 DPC Presidium Kabupaten/Kota se-NTT. Semoga kehadiran Presidium PNI bisa dirasakan oleh kita dan masyarakat.
“Selamat dan Sukses kepada Bobby Lianto dan pengurus lainnya. Semoga Tuhan memberkati,” pungkasnya.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
