FK-Manchester – Dalam konferensi pers resminya, Matheus Cunha mengungkapkan kegembiraannya setelah resmi bergabung dengan Manchester United. Penyerang asal Brasil itu mengakui bahwa pelatih baru Ruben Amorim memainkan peran penting dalam keputusannya untuk hijrah ke Old Trafford.

“Dia (Amorim) memainkan peran besar dalam keputusan saya. United selalu menjadi klub impian saya dan saya telah mencapai impian saya,” kata Cunha dalam konferensi pers #KonferensiPersCunha.

Cunha mengaku telah merasa nyaman sejak hari pertama bergabung dengan skuat Setan Merah.

“Saya diterima dengan sangat baik. Saya merasa baik. Saya sudah bersama kelompok ini selama dua minggu sekarang, saya merasa nyaman dengan taktiknya, semuanya,” tambahnya.

Lebih lanjut, Cunha tidak melihat tekanan di klub sebesar United sebagai beban, melainkan sebagai kehormatan.

“Ini bukan tekanan, ini sebuah keistimewaan berada di klub ini. Saya harus berada di sana. Saya akan melakukan apa pun untuk membantu tim, seperti mencetak gol. Saya mengerti mengapa saya ada di sini dan saya harap saya dapat melakukan yang terbaik.”

Penyerang berusia 25 tahun itu juga berbagi kenangannya tentang masa kecil saat menyaksikan Manchester United di layar televisi.

“Saya selalu menonton United di TV. Mereka klub impian saya, klub yang harus berjuang meraih gelar juara. Saya memahami situasi saat ini, tetapi ketika saya bertemu Ruben (Amorim), saya merasa mereka sedang membangun sesuatu di klub dan saya ingin menjadi bagian darinya.”

Kedatangan Cunha menandai era baru di bawah kepemimpinan Ruben Amorim, yang dipercaya akan mengembalikan kejayaan Manchester United di level domestik dan Eropa.

Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.