PADANG, FHC – Dalam situasi yang digambarkan masyarakat sebagai “nyaris mustahil,” PT PLN (Persero) akhirnya menuntaskan pemulihan sistem kelistrikan di seluruh wilayah Sumatra Barat (Sumbar). Pada Jumat (5/12), pemerintah resmi mengumumkan bahwa infrastruktur listrik di 19 kabupaten dan kota telah pulih 100 persen, menandai berakhirnya fase kritis pasca-banjir bandang dan tanah longsor yang melanda wilayah tersebut.
Keberhasilan ini bukan hanya mencerminkan ketahanan sistem energi nasional, tetapi juga memperlihatkan kinerja luar biasa para petugas PLN dan seluruh pemangku kepentingan yang bekerja siang dan malam dalam kondisi ekstrem. Dari medan berlumpur, tebing longsor, hingga akses yang terputus total, tim lapangan menunjukkan dedikasi yang diakui sebagai salah satu operasi pemulihan tercepat dalam sejarah penanganan bencana di Sumatra Barat.
Jaringan listrik di seluruh Sumbar sempat lumpuh akibat kombinasi banjir bandang, tanah longsor, dan kerusakan infrastruktur pada Senin (1/12). Dalam waktu kurang dari satu minggu, PLN mampu memulihkan 99,8 persen pasokan listrik sejak hari pertama, namun satu wilayah terakhir—Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam—memerlukan penanganan lebih intensif.
