Perbedaan laju pertumbuhan kedua indeks tersebut menunjukkan bahwa pendapatan petani mengalami peningkatan yang lebih besar dibandingkan kenaikan biaya produksi maupun kebutuhan konsumsi rumah tangga.

Subsektor perikanan menjadi penyumbang terbesar kenaikan NTP dengan pertumbuhan mencapai 1,31 persen. Capaian ini menunjukkan bahwa harga hasil tangkapan dan produk perikanan memberikan keuntungan yang lebih baik bagi nelayan dibandingkan bulan sebelumnya.

Sebagai daerah kepulauan, sektor perikanan memiliki peran strategis dalam perekonomian NTT karena menjadi sumber penghidupan bagi ribuan rumah tangga pesisir.

Selain perikanan, subsektor tanaman perkebunan rakyat mencatat kenaikan NTP sebesar 0,87 persen. Komoditas seperti kemiri, kakao, kopi, jambu mete, dan sejumlah hasil perkebunan lainnya diduga memberikan kontribusi terhadap peningkatan pendapatan petani.

Subsektor hortikultura juga menunjukkan kinerja positif dengan kenaikan sebesar 0,77 persen. Perbaikan harga berbagai komoditas sayuran dan buah-buahan menjadi salah satu faktor yang mendorong peningkatan tersebut.