Karena itu, pelabuhan, transportasi laut, logistik, dan kepastian kuota BBM menjadi faktor yang jauh lebih menentukan dibanding pembangunan fisik semata.

4. Hilirisasi Menentukan Masa Depan UMKM

Rencana membangun industri garam, air minum, pakan ternak, porang, hingga penguatan Koperasi Desa Merah Putih merupakan langkah menuju hilirisasi ekonomi.

Namun data menunjukkan bahwa PAD Lembata beberapa tahun terakhir justru mengalami tren penurunan.

Artinya, aktivitas ekonomi lokal belum mampu menjadi sumber penerimaan daerah.

Karena itu, ukuran keberhasilan tidak boleh berhenti pada jumlah koperasi yang berdiri.

Yang jauh lebih penting adalah berapa koperasi yang memiliki model bisnis, memperoleh pembiayaan, menguasai pemasaran digital, dan berhasil menjual produknya hingga keluar daerah.

5. Infrastruktur Harus Menjawab Kondisi Geografis

Lembata memiliki karakter geografis yang kompleks.

Wilayah pegunungan, daerah rawan longsor, kawasan pesisir, hingga desa-desa terpencil membutuhkan pendekatan pembangunan yang berbeda.