“Kami punya bukti kuitansi,” tegasnya sambil menyerahkan dokumen kepada bupati.

Juventus berjanji menugaskan Inspektorat memeriksa dalam tempo dua minggu.

Transparansi seperti ini, ulas Direktur Flores Governance Watch, Simon Richard, “menekan potensi korupsi karena proses kontrol berjalan real-time di depan publik.”

Namun tantangan mengintai. Keterbatasan fiskal daerah membuat banyak aspirasi harus masuk antrean prioritas, bisa memicu kekecewaan sebagian warga.

Ketua DPRD Sikka, Stefanus Gadi, mengingatkan, “Dialog bagus, tapi outcome-nya tergantung kapasitas belanja. Sinergi APBN dan bantuan provinsi mutlak.”

Ia mendorong Pemda menajamkan skema public-private partnership untuk proyek besar seperti irigasi dan sarana kesehatan.

Dari sisi budaya organisasi, tidak semua pejabat OPD terbiasa dengan sorotan publik langsung. “Beberapa masih cenderung defensif ketika disorot warga,” aku Sekretaris Daerah, Dra. Helena Suban.

Untuk itu, Pemda menggandeng LSM Lessons Learned Indonesia mengadakan pelatihan empat sikap pelayanan: empati, keterbukaan data, komunikasi lugas, dan komitmen tindak lanjut.