“Gedung gereja yang baru harus membawa semangat baru untuk membangun jemaat yang lebih sejahtera, baik secara lahiriah maupun batiniah. Mari bersama-sama meningkatkan ketahanan ekonomi, pemberdayaan masyarakat, dan harmoni sosial. Gereja juga harus berperan aktif dalam pengembangan sumber daya manusia melalui pendidikan yang berkualitas,” ujar Lumba.
Sementara itu, dalam khotbahnya, Pdt. Semuel Pandie menyampaikan pesan mendalam kepada jemaat, menekankan bahwa pembangunan fisik gereja bukanlah segalanya.
Pdt. Pandie mengingatkan jemaat bahwa pembangunan iman harus berjalan seiring dengan pembangunan gedung yang megah.
“Kita jangan hanya fokus pada kemegahan gedung gereja, tetapi juga harus memperhatikan pertumbuhan iman jemaat kepada Yesus Kristus. Di tengah berbagai tantangan seperti kemiskinan dan stunting yang masih melanda NTT, iman yang kuat akan menjadi dasar untuk menghadapi setiap cobaan dan membuat kita semakin bertumbuh,” tutur Pdt. Pandie.
Pembangunan Gedung Gereja Betel Mukefeto yang dimulai sejak 14 Juni 2008 ini merupakan hasil kerja keras dan dedikasi dari seluruh jemaat dan panitia pembangunan.
