Untuk periode Juli 2026, tekanan inflasi diperkirakan mengalami penurunan. Hal ini tercermin dari Indeks Ekspektasi Harga (IEH) Juli 2026 yang tercatat sebesar 194,7, lebih rendah dibandingkan periode sebelumnya yang mencapai 200,0.

Penurunan tersebut dipengaruhi oleh meredanya tekanan permintaan setelah berakhirnya rangkaian hari besar keagamaan. Selain itu, tidak terdapat faktor musiman yang signifikan yang berpotensi mendorong kenaikan harga barang dan jasa pada periode tersebut.

Kondisi ini menjadi sinyal positif bagi stabilitas ekonomi daerah karena inflasi yang terkendali dapat menjaga daya beli masyarakat sekaligus menciptakan iklim usaha yang lebih sehat.

Ancaman El Nino Bayangi Harga Pangan Akhir Tahun

Meski tekanan inflasi jangka pendek diperkirakan menurun, Bank Indonesia mengingatkan adanya potensi peningkatan tekanan harga pada Oktober 2026.

IEH Oktober 2026 tercatat sebesar 197,6, lebih tinggi dibandingkan periode sebelumnya yang berada pada level 190,5. Peningkatan ekspektasi harga tersebut dipengaruhi kekhawatiran terhadap berkurangnya pasokan sejumlah komoditas pangan akibat musim kemarau yang diperkirakan berlangsung bersamaan dengan fenomena El Nino.

Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.