Kegiatan bakti sosial ini ditutup dengan doa bersama dan pembagian paket gizi. Ratusan anak tampak gembira membawa pulang makanan sehat dan vitamin. Senyum mereka menjadi gambaran nyata bahwa kepedulian kecil dapat berdampak besar.
Pesan terakhir dr. Meta kembali menggema di hadapan ribuan peserta. “Anak adalah mata dunia. Mari kita rawat, lindungi, dan cintai mereka. Karena di tangan merekalah masa depan bangsa ini ditentukan,” ucapnya dengan penuh haru.
Acara tersebut bukan sekadar peringatan Hari Anak Nasional, melainkan momentum penting untuk memperkuat komitmen semua pihak dalam melindungi hak anak. Dari Kupang, pesan ini disuarakan: melindungi anak berarti menjaga masa depan Indonesia.
