FK,Barcelona — Legenda sepak bola dunia, Ruud Gullit, angkat bicara setelah laga epik Barcelona vs Inter Milan yang berakhir dengan kekalahan dramatis 4-3 bagi tim Catalan di semifinal Liga Champions 2025. Meski tersingkir, Gullit menyampaikan kekagumannya terhadap permainan dan potensi besar yang ditunjukkan skuad asuhan Hansi Flick.
“Terkadang sepak bola sangat kejam… Barcelona tidak pantas keluar dengan cara ini,” ujar Gullit. “Apa yang ditawarkan Barcelona di kedua leg adalah tampilan kekuatan, karakter, dan keindahan sepak bola yang sebenarnya… tapi sepak bola tidak memaafkan.”
Salah satu sorotan terbesar dari pertandingan tersebut adalah penampilan luar biasa Lamine Yamal. Di usia baru 17 tahun, sang winger muda tampil memukau dengan skill menggiring bola, kepercayaan diri tinggi, dan keberanian menyerang yang membuat lini belakang Inter kewalahan.
“Lamine Yamal? Pada usia 17 tahun, dia melakukan semuanya… menggiring bola, membuat perbedaan… dia adalah kengerian Eropa berikutnya,” tambah Gullit.
Gullit menilai bahwa meskipun Barcelona tersingkir, pertandingan ini justru menandai awal dari babak baru dalam sejarah klub.
“Flick telah menciptakan tim yang ditakuti semua orang, dan percayalah… ini bukan perpisahan, tapi pengumuman awal dari era dominasi yang akan datang. Barcelona musim depan akan menjadi mimpi buruk yang nyata.”
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
