Destry menekankan pentingnya kolaborasi untuk mempercepat transmisi kebijakan, khususnya dalam mendorong penurunan suku bunga kredit. BI mengimbau perbankan untuk menyesuaikan special rate agar penurunan suku bunga kredit dapat berlangsung lebih cepat dan efektif.
Transmisi kebijakan yang optimal diyakini akan memperkuat intermediasi, meningkatkan daya beli dan investasi, serta menjaga momentum pertumbuhan.
Tema KSK No. 46, “Mengakselerasi Intermediasi untuk Pertumbuhan Ekonomi Tinggi”, menjadi refleksi atas strategi menghadapi dunia yang semakin terfragmentasi. Proteksionisme, realokasi rantai pasok global, dan polarisasi geopolitik menciptakan tekanan pada arus modal dan stabilitas nilai tukar di banyak negara berkembang.
Namun, Indonesia dinilai memiliki bantalan yang cukup kuat. Ketahanan perbankan tetap solid dengan rasio permodalan yang memadai dan kualitas aset yang terjaga. Industri keuangan nonbank menunjukkan resiliensi, sementara kinerja korporasi dan rumah tangga relatif stabil.
