Christian Widodo menutup arahannya dengan mendorong semua pemangku kepentingan pendidikan di Kota Kupang untuk menjadikan integritas data sebagai budaya kerja. Tanpa budaya tersebut, perencanaan akan stagnan dan menjauh dari kebutuhan nyata sekolah dan peserta didik.

“Perencanaan yang baik tidak dimulai dari angka yang bagus, tetapi dari angka yang benar,” ujarnya.

Rapat koordinasi ini dihadiri oleh lebih dari 255 pengawas dan kepala sekolah SD/SMP, serta jajaran Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Kupang, dan berlangsung selama dua hari. Kegiatan ini juga menjadi momentum evaluasi program sebelumnya dan penyelarasan strategi pendidikan dasar tahun anggaran 2026.

Sumber: SP Prokopim Sekda Kota Kupang