Faktahukumntt.Com,MALAKA-Anda semua wajib tahu. Begini kronologi FS dituduh berselingkuh dengan Kepala Desa Biris JT, oleh istri sah MYM sampai dengan laporan resmi di Kepolisian (Resor) Polres Malaka. Ternyata semuanya dipicu karena faktor cemburu buta.
FS Klarifiksi Problem Saling Lapor di Polres Malaka, Sabtu 2 Agustus 2025
FS bercerita, Pada tanggal 23 Juli 2025 pagi, mama kecilnya dalam kondisi sakit dan hendak mau melangsungkan pengobatan (Kontrol Kesehatan) di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Belu (Atambua).
“Mama kecil sakit dan harus kontrol di RSUD Atambua, sebelumnya, malam itu saya sudah Wa Mama kecil untuk berangkat ke Atambua dengan mobil angkutan umum”, Ungkapnya.
Sekira Pukul 06.00 Wita, FS berangkat dari rumah ke Betun menggunakan sepeda motor. Kemudian FS dan mama kecilnya menggunakan mobil angkutan umum untuk berobat ke Atambua.
“Kami berangkat ke Atambua dengan mobil angkutan umum, Sampai di RSUD Atambua kebetulan salah satu teman saya itu asisten dokter jantung dan kami saling kordinasi lewat Wa, terus kawan di rumah skit itu saya yang kasih ingat kalau mama kecil Puasa dari semalam jadi kalau bisa mama kecil bisa langsung periksa Lab supaya mama kecil bisa makan karena puasa dari jam 10 malam”,Ujarnya.
Setelah mama kecilnya diperiksa, pada Pukul 13.30 Wita FS bersama mama kecil menggunakan kendaraan roda dua (Naik Ojek) ke salah satu rumah makan di sekitaran simpang lima (Tuguh Pancasila) karena mama kecilnya sudah beberapa jam puasa.
FS dan Mama Kecil Bertemu Kades JT di Lokasi Rumah Makan
Namun beberapa menit kemudian, secara tidak sengaja, FS dan mama kecilnya bertemu kades Biris JT dilokasi yang sama.
“Selesai makan, saya dengan mama kecil keluar dan bertemu dengan JT dilokasi yang sama. Mulanya kami tidak lihat keberadaan JT, JT ada disalah satu tokoh dekat rumah makan lalu karena melihat kami datang dan menyapa kami di depan rumah makan”, Ungkap FS yang juga sebagi salah satu bidan Desa Biris ini.
FS mengatakan, jika Kades Biris JT menyarankan agar keduanya ke Malaka menggunakan mobil pribadinya.
“Kami ditawar nebeng awalnya kami menolak karena pikir mobil full. Tidak usa Bapa Desa kmi dua nona pake angkutan saja, tapi Bapa Desa bilang saya sendri dan sudah sore begini pasti mobil tidak ada lagi. Jadi mama kecil bilang baik trimksih kalo begitu kami ikut”, Ujarnya.
Dikatakan, Kondisi didalam mobil mama kecil posisi duduk dibagian depan samping kiri JT, sedangkan Ia (Red/FS) duduk dibelakang.
MYM Buntuti JT, FS dan Mama Kecil dari Belakang Mobil Menggunakan Sepeda Motor
Sepanjang perjalan, ternyata MYM menggunakan sepeda motor mengkuti arah perjalaan Sang Suami bersama FS dan mama kecil menuju Kabupaten Malaka.
“Kami jalan sampai menurun Welaus, kami juga tidak tau ternyata mama desa ikut kami dari belang menggunakan kendaraan roda dua”, Ungkapnya.
Pada Pukul 16.20 Wita mobil yang ditumpangi JT, FS dan mama kecil dihadang MYM disekitaran ruas jalan Desa Lakekun Utara, Kecamatan Kobalima berbatasan dengan Desa Sanleo, Kecamatan Malaka Timur.
“Kami dicegat di jalan. Ibu desa gedor pintu kanan bagian belakang sambil pukul mobil. Pada waktu itu saya fokus lihat ke depan dan saya tidak tahu. Pikiran saya ada batu yang kena pintu mobil karena ban mobil masuk dibagian batu hingga mobil agak sedikit kesulitan bergerak. Setalah saya balik ternyata ada motor dan ibu desa disamping”, Cerita FS.
“Ibu desa bilang Stop..Stop…Turun,,,Turun. Karena posoisi mobil dijalan yang rusak jadi bapa desa sempat tidak berhenti dan sedikit bergeser ke jalan depan baru berhenti,” Ujarnya.
“Sebenarnya Pak Desa tidak mau berhenti mungkin karena takut, kami juga tidak tahu. Jadi Mama kecil minta untuk Bapa Desa berhenti karena yang diluar itu istri. Jadi mobil jalan pelan-pelan, ibu desa langsung cegat mobil pake motor (Palang mobil) didepan. dan kami berhenti”, Katanya.
MYM Istri Sah Kades Desa Biris JT Aniaya FS
JT panik dan berhenti, seketika mobil milik kepala Desa diberhentikan oleh MYM, FS ditarik paksa turun dari mobil lewat pintu belakang samping kiri, FS ditumbuk dibagian pipi kanan, memakai helm pukul dibagian kanan kepala, ditumbuk dibagian hidung hingga berdara dan tendang dibagian kaki kiri.
“Saat ditumbuk pertama saya masih tanya, ini ada apa? Pukul ke dua juga saya masih tanya ini knp? Tapi tidak dijawab dan tumbuk lagi dihidung” Sambung FS
“Hantaman yang ke 4 kalinya saya sudah tidak bisa diam.. Saya juga bela diri makanya saya tahan dia pun tangan sehingga saya pun kuku kana ibu desa punya pipi.. Karena posisi saat itu juga kami dua berada di tempat duduk yang sama di dalam Mobil dan itu juga mobil sedang jalan”, Ungkapnya.
Setelah FS Dipukul, MYM Naik Mobil Bersama FS Ke Betun
Setalah FS dipukuli, MYM melangsukan perjalan bersama FS, mama kecil dan JT menuju Betun. Sepanjang Perjalanan MYM mara-marah sang suami.
“Sampai di betun kami turun dan saya ambil motor dan lapor MYM di Polsek karena saya dipukul duluan”, Ucapnya.
FS menerangkan, pasca kejadian dirinya mau malaporkan MYM ke Polsek Wewiku.
“Saya ke Polsek untuk lapor MYM. Saya diarahkan oleh Kapolsek untuk laporkan masalah penganiayaan ini Tempat Kejadian Perkara (TKP).
Hal lain, Kapolsek Wewiku mengarahkan dan perintakan dua orang polisi yang bertugas untuk melakukan proses visum.
“Saya diantar untuk visum, sampai di rumah sakit, saya dikonfirmasi jika YMY bersih keras untuk laporkan SL ke Polres atas dugaan penganiayaan”, Kata FS.***
