Sementara itu, uang kuasi yang terdiri atas deposito berjangka, tabungan, dan simpanan valuta asing, juga mengalami pertumbuhan sebesar 6 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Pertumbuhan yang cukup kuat pada komponen M1 menunjukkan aktivitas ekonomi masyarakat yang semakin meningkat. Kenaikan transaksi perdagangan, konsumsi rumah tangga, serta aktivitas usaha menjadi faktor utama yang mendorong kebutuhan masyarakat terhadap uang tunai maupun dana yang siap digunakan untuk bertransaksi.
Penguatan likuiditas tersebut juga tidak terlepas dari meningkatnya penyaluran kredit perbankan. Pada Mei 2026, kredit yang disalurkan kepada sektor swasta tumbuh sebesar 10,8 persen secara tahunan, lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan April 2026 yang berada pada level 9,4 persen.
Kondisi ini menunjukkan bahwa sektor perbankan masih memainkan peran penting dalam mendorong roda perekonomian melalui pembiayaan kepada dunia usaha dan masyarakat. Kredit yang tumbuh lebih tinggi mengindikasikan adanya peningkatan permintaan pembiayaan dari berbagai sektor ekonomi, baik untuk kegiatan produksi, investasi, maupun konsumsi.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
