Ia menjelaskan, peningkatan status ini akan mempermudah akses masyarakat diaspora terhadap layanan perbankan, pemberdayaan UMKM, dan akses permodalan. Selain itu, rencana tersebut juga akan terintegrasi dengan pengembangan program unggulan Pemprov NTT seperti One Village One Product (OVOP) dan pendirian Restoran Flobamora di Surabaya, yang akan menjadi etalase budaya dan kuliner NTT di kota metropolitan.
Langkah strategis ini juga ditopang oleh rencana kolaborasi Bank NTT dengan Bank Jatim melalui pembentukan Kelompok Usaha Bank (KUB). Sinergi ini diharapkan memperkuat stabilitas dan ekspansi layanan perbankan lintas daerah.
“Dengan KUB bersama Bank Jatim, kita ingin pastikan bahwa Bank NTT tidak hanya tumbuh sehat secara internal, tetapi juga adaptif terhadap kebutuhan pasar luar daerah. Diaspora NTT harus menjadi bagian dari penguatan ekonomi daerah,” tegasnya.
Bank NTT Surabaya selama ini telah menjadi pusat aktivitas keuangan masyarakat NTT di Jawa Timur, terutama untuk layanan simpanan, pengiriman uang, dan pembiayaan usaha mikro. Peningkatan status menjadi Kantor Cabang akan memberikan keleluasaan dalam menghadirkan layanan-layanan strategis lain, termasuk fasilitas Kredit Mikro dan Pembiayaan UMKM.
