“Hari ini saya ingin lebih dekat dengan para petugas sensus ekonomi karena mereka memegang peran yang sangat penting. Mereka bukan hanya pencatat data, tetapi menjadi penghubung antara mimpi kita tentang Kota Kupang yang lebih baik dengan kondisi nyata yang terjadi di lapangan,” ujar Christian.
Ia menekankan bahwa tanpa data yang akurat, pemerintah akan kesulitan menentukan arah pembangunan yang tepat. Program-program yang dirancang berpotensi tidak tepat sasaran apabila tidak didukung oleh informasi yang valid mengenai kondisi masyarakat.
Mengutip sebuah ungkapan populer, Christian mengatakan, “Without data, you’re just another person with an opinion,” atau tanpa data seseorang hanya berpegang pada asumsi dan pendapat semata.
Menurutnya, data yang akurat sangat diperlukan untuk mengetahui lokasi keluarga miskin, masyarakat yang membutuhkan bantuan sosial, kelompok lanjut usia, hingga berbagai persoalan sosial dan ekonomi lainnya yang memerlukan intervensi pemerintah.
“Kalau kita tidak tahu masyarakat yang membutuhkan bantuan berada di mana, lansia ada di wilayah mana, atau potensi ekonomi berada di sektor apa, maka akan sulit membuat kebijakan yang benar-benar tepat sasaran,” jelasnya.
