SBS menegaskan bahwa reformasi birokrasi bukan hanya soal kebijakan, tetapi soal perilaku kerja.
Ia mencontohkan, banyak pelayanan publik yang lambat atau kurang efektif bukan karena kekurangan pegawai, melainkan karena lemahnya tanggung jawab dan disiplin.
“Bekerjalah dengan hati, dengan tanggung jawab, dan dengan disiplin. Kalau kalian rajin dan jujur, pemerintah pasti pertahankan. Tapi kalau malas dan tidak cakap, maka akan dievaluasi dan bisa tidak diperpanjang. Pemerintah tegas dalam hal ini,” tegasnya lagi.
Suasana haru menyelimuti akhir acara ketika satu per satu PPPK maju menerima SK. Ada yang tersenyum bangga, ada pula yang menitikkan air mata. Bagi sebagian dari mereka, ini adalah hasil perjuangan bertahun-tahun mengabdi dengan sabar dan penuh dedikasi.
Namun di balik rasa syukur itu, pesan SBS menggema kuat: bahwa pengabdian sejati diukur bukan dari status, melainkan dari karya dan tanggung jawab.
Dengan suara mantap, Bupati Malaka menutup sambutannya:
“Saya percaya kalian semua mampu menjadi ASN yang membanggakan. Tapi ingat, SK ini bukan akhir perjuangan, melainkan awal tanggung jawab besar untuk membuktikan diri layak dipercaya.”
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
