“58 Akademisi dan UMKM Digembleng di Undana, Desain Industri Didorong Jadi Aset Ekonomi Bernilai Tinggi”
FHC, Universitas Nusa Cendana kembali menunjukkan komitmennya dalam mendorong inovasi berbasis nilai ekonomi melalui penguatan pemahaman kekayaan intelektual. Sebanyak 58 peserta yang terdiri dari dosen, mahasiswa, serta pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) mengikuti kegiatan bimbingan teknis (bimtek) desain industri yang digelar di lingkungan kampus, Selasa (5/5/2026).
Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi antara Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM NTT dan Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual. Bimtek berlangsung selama dua hari hingga 6 Mei 2026, dengan fokus pada penguatan kapasitas peserta dalam memahami prosedur dan strategi pendaftaran desain industri sebagai bagian dari perlindungan kekayaan intelektual (KI).
Kepala Kanwil Kemenkumham NTT, Silvester Sili Laba, menegaskan bahwa perguruan tinggi memiliki peran strategis sebagai pusat lahirnya inovasi yang berdampak luas bagi masyarakat. Ia menyebutkan bahwa inovasi tidak hanya mencerminkan kemampuan intelektual, tetapi juga memiliki potensi ekonomi yang signifikan apabila dilindungi secara hukum.
