FKMenteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Prof. Dr. K.H. Abdul Mu’ti, S.Pd.I., M.Ed., menegaskan komitmennya untuk meningkatkan mutu pendidikan di Nusa Tenggara Timur (NTT). Dalam kunjungan kerjanya ke Kupang, beliau mengungkapkan arah kebijakan kementerian yang fokus pada pemerataan layanan pendidikan berkualitas, khususnya di wilayah Indonesia Timur.

Menteri Abdul Mu’ti menyampaikan bahwa visi besar pemerintah adalah memastikan hak setiap warga negara untuk mendapatkan pendidikan bermutu. “Ini adalah amanat konstitusi yang harus kita wujudkan bersama, meskipun tantangan tidak sedikit,” ujar Menteri dalam pidatonya.

Strategi Revolusi Pendidikan: Gotong Royong sebagai Kunci

Menteri Abdul Mu’ti memperkenalkan konsep “partisipasi semesta” atau dikenal dengan istilah lokal NTT, “baku tolong.” Strategi ini menekankan pentingnya gotong royong antara pemerintah, masyarakat, organisasi, dan sektor swasta untuk memperbaiki sistem pendidikan di NTT.

“Sebanyak apapun dana pemerintah, tidak akan cukup untuk mengatasi berbagai persoalan pendidikan. Dibutuhkan keterlibatan semua pihak untuk mencerdaskan kehidupan bangsa,” tambahnya.

Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.